07
Nov 2017

Posted by: Social Media | Posted in: Travel

Sedikit tentang Pesta Tabuik

Tabuik adalah tradisi islam lokal yang biasa dirayakan oleh penduduk Sumatra Barat tepatnya di Pariaman. Tradisi ini biasa dilakukan pada hari Asyua’ra atau 10 Muharram.

     Pesta Tabuik merupakan pesta tahunan untuk memperingati meninggalnya cucu Nabi Muhammad SAW yaitu Husain pada tahun 61 H atau 681 Masehi. Dalam perayaan ini masyarakat menyaksikan dua buah Tabuik atau keranda setinggi 13 hingga 15 meter yang masing-masing diangkat oleh 20 lelaki. Mereka menggoyang-goyang, memutar-mutar, dan mengarak tabuik dari pusat kota menuju pantai. Lalu, pemain gendang tasa menepuk irama, mengiringi setiap liukan tabuik, dentamnya membangkitkan semangat. Di antara irama gendang terselip teriakan keras “Hoyak Hussein”.
     Tabuik sendiri merupakan sebuah replika menara tinggi yang terbuat dari bambu, kayu, rotan, dan berbagai macam hiasan. Puncak menara adalah sebuah hiasan yang berbentuk payung besar, dan bukan hanya di puncak, di beberapa sisi menara hiasan berbentuk payung-payung kecil juga terpasang berjuntai.

Jika sobat bosbiser berkunjung ke Minangkabau Sumatra Barat, jangan lewatkan untuk menyaksikan festival ini ya! Bangsa yang besar adalah Bangsa yang dapat menghargai budayanya.

Bagaimana? Mau liburan ke Pariaman Sumatra Barat dan ngerasain keseruan disana? Yuk reservasi tiket bus di Bosbis.com !!!