10
Nov 2017

Posted by: Social Media | Posted in: Bosbispedia

  Masih segar di ingatan kita dalam beberapa tahun silam varian bus berlantai tinggi (High Decker/ HD) yang telah mampu dihasilkan oleh industri karoseri bus di Indonesia telah memikat berbagai kalangan khususnya operator bus dan para penggemar bus. Kala itu trend lantai bus yang dibuat lebih tinggi sedikit yang dikenal sebagai varian High Deck (HD) diklaim memiliki lebih banyak keunggulan atau nilai lebih dibanding varian berlantai standar (Non-High Deck), diantaranya:

  • Pandangan mata penumpang bus terasa lebih luas ke arah luar karena posisi lantai bus sedikit lebih tinggi dari ketinggian lantai bus pada umumnya
  • Ruang bagasi yang tercipta dapat tembus antar kedua sisinya, hal ini memberikan keuntungan dapat membawa muatan yang lebih banyak dari volume bagasi bus pada umumnya yang agak terbatas karena terhalangi oleh rangka/ chassis bus yang melintang.
  • Headroom atau jarak bersih dari lantai bus hingga dibawah plafon bus juga terasa lebih lapang  & nyaman untuk mobilisasi penumpang berpostur tubuh tinggi.
  • Nilai Estetika Eksterior terlihat lebih proporsional & aerodinamis pada bus varian lantai tinggi (High Deck/ HD) baik dari depan, samping, maupun bagian belakang bus.

  Seketika itu pula berbagai perusahaan Body Builder/ industri karoseri bus ternama, seperti Rahayu Santosa, Laksana, Morodadi Prima, Adiputro, Tentrem, Restu Ibu, Trisakti, Trijaya Union, Gunung Mas, dll berlomba-lomba membuat model dengan format bodi berlantai High Decker (HD). Waktu pun berlalu hingga tiba waktunya pertama kali karoseri HD diperkenalkan pada GIASS 2015. Dalam perhelatan inilah muncul sosok bus berpenampilan futuristik di bagian kaca depannya yang mengaplikasi semacam "bando". Satu hal yang unik disini yaitu penempatannya persis pada bagian tengah kaca dan bukan pada bagian paling atas layaknya Winshield truk penarik (Tractor Head) buatan Eropa pada umumnya. 

Yuk cobain naik bus HD buatan asli Indonesia!!!